Perbedaan Kartu Kredit dan Kartu Debit


Selamat berjumpa lagi. Kali ini Kangbabas akan membahas tentang perbedaan kartu kredit dan kartu debit. Bagi para pebisnis online, kartu kredit memang menjadi alat yang boleh dibilang penting. Baik itu untuk menerima pembayaran, membeli barang, mentransfer uang, ataupun transaksi online lainnya.

Kartu kredit dikeluarkan oleh perusahaan keuangan. Pemilik kartu kredit dapat membeli suatu produk atau jasa lain dengan kredit. Tahukah anda bahwa sebenarnya penyelenggara kartu kredit itu hanya ada 3, yaitu Mastercard, Visa dan American Express. Namun saat ini, banyak sekali perusahaan jasa keuangan yang menerbitkan kartu kredit diseluruh dunia.

Pegertian Kartu Kredit dan Kartu Debit

Cara kerja kartu kredit seperti halnya pinjaman jangka pendek. Ketika seseorang melakukan pembelian dengan kartu kredit, maka orang tersebut sebenarnya meminjam uang dari penerbit kartu. Dan setiap akhir bulan, maka orang tersebut diharapkan untuk membayar kembali uang yang telah dipinjam tersebut. Jika si pemilik kartu kredit lupa membayar, maka akan berakibat si pemilik kartu kredit dikenakan denda sebesar suku bunga kredit dari sisa tagihan yang belum dibayarkan tersebut.

Untuk mendapatkan sebuah kartu kredit tidaklah mudah. Ada banyak syarat ketentuan dan kebijakan yang berlaku. Salah satunya Untuk membuat sebuah kartu kredit, maka anda diharuskan memiliki pendapatan minimal 3 juta per bulannya. Dan juga, anda diharuskan membayar iuran tahunan.

Di Indonesia, kini tersedia berbagai jenis kartu kredit dengan tipe dan keuntungan serta kegunaan yang beragam. Diantaranya adalah : Kartu Reward, Cash Back, Low Annual Charge, dan lainnya. Produk kartu kredit tersebut tentunya memiliki perbedaan suku bunga, minimal pendapatan dan iuran tahunan yang bervariasi.

Berbeda dengan kartu debit. Jika anda menggunakan kartu debit, maka uang akan langsung dikurangkan dari rekening tabungan anda. Oleh karena itu, tidak ada hutang. Intinya, dengan kartu debit, anda hanya bisa membelanjakan uang yang memang anda miliki direkening anda tersebut. Kartu debit mudah untuk memilikinya. Hanya dengan memiliki rekening atau tabungan dari suatu bank, anda bisa mendapatkan kartu debit. Dan tak ada riwayat kredit yang akan dilacak oleh bank.

Adapun kekurangan kartu debit dibandingkan dengan kartu kredit adalah : Anda akan sulit untuk berbelanja melebihi batas. Karena uang yang tersimpan didalam rekening tabungan andalah yang digunakan. Kartu debit juga jarang memiliki penawaran dan pelayanan yang menjanjikan hadiah (reward).

Sedangkan kekurangan kartu kredit adalah : Anda akan dikenai bunga, karna dengan menggunakan kartu kredit, anda berarti meminjam uang. Jika tidak melunasi taguhan tepat waktu, maka anda akan dapat membayar lebih banyak dari yang anda kira untuk semua belanja anda tersebut. Karena anda menggunakan uang yang bukan milik anda, maka jika tidak melunasi utang kartu kredit diakhir bulan, anda beresiko menimbun utang.  

Saya adalah blogger otodidak. Didalam blog ini saya tuliskan apa yang telah saya kerjakan berdasarkan pengalaman pribadi. Saya berharap semoga semua artikel bermanfaat bagi anda semua.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

6 comments

Write comments
June 10, 2014 at 8:34 PM delete

ribet ternyata punya kartu kredit, pantesan ibu-ibu kalau kredit panci gak pakai kartu tapi langsung pakai omongan aja, rupanya doi tahu pakai kartu tambah bikin ribet

Reply
avatar
Kangbabas
AUTHOR
June 12, 2014 at 1:54 AM delete

haha.. bisa aja ms bro...

Reply
avatar
Siti Aisah
AUTHOR
June 18, 2014 at 9:37 AM delete

walah kalau panci pake kartu kredit juga ga kebayang deh

Reply
avatar
Siti Aisah
AUTHOR
June 18, 2014 at 9:39 AM delete

Kartu kredit emang bisa bikin lupa kalau ga pinter2 ngatur pemakaiannya, tinggal gesek bayarnya nyicil tau2 tagihan bengkak terus soalnya bunganya naek terus :)

Reply
avatar
Fahmi
AUTHOR
June 23, 2014 at 7:42 AM delete

ane mh mending maen ATM yang mainstrean aja gan bias aman :)

Reply
avatar
LAJUPU
AUTHOR
August 17, 2014 at 9:36 PM delete

banyak yang bilang ngantongin kartu kredit bikin penyakit keuangan

Reply
avatar